Assalam "Muallaikum" Wr,Wb.

Saturday, January 31, 2004

Kisah Pemuda BerIbu Bapak'kan Babi

Nabi Musa adalah satu2nya Nabi yang diijinkan berbicara langsung dengan Allah S.W.T Seperti biasanya jika hendak bermunajad Nabi Musa naik ke bukit Tursina,di atas bukit itulah dia akan bercakap-cakap dengan Allah secara langsung. Disetiap pertemuan dengan Allah S.W.T. Nabi Musa sering bertanya dan Allah akan menjawab pada waktu itu juga,dan keridoan Allah terhadap nabi Musa ini merupakan suatu kelebihan yang tidak ada pada nabi-nabi lain.
Ada cerita yang mudah-mudahan teman pembaca semua bisa mengambil hikmahnya:
Suatu hari nabi Musa telah bertanya kepada Allah, "Ya Allah,siapakah orang yang di shurga nanti yang akan bermunajat dengan aku? Allahpun menjawab dengan mengatakan nama orang itu,kampung serta tempat tinggalnya. Setelah mendapat jawaban, Nabi Musa turun dari Bukit Tursina dan terus berjalan menujuh tempat yang diberi tahu. Setelah beberapa hari didalam perjalanan akhirnya sampai juga nabi Musa di tempat yang di tujuh.
Dengan pertolongan beberapa orang penduduk disitu, beliau berjaya bertemu dengan orang tersebut. Setelah memberi salam beliau dipersilahkan masuk dan duduk diruang tamu.
Tuan rumah itu tidak melayani Nabi Musa. Dia masuk ke dalam kamar dan melakukan sesuatu didalam. sebentar kemudian dia keluar dengan seekor babi betina yang besar. babi itu di dukungnya dengan cermat. Nabi Musa terkejut melihatnya "Apa-apaan ini?" Kata Nabi Musa berbisik dalam hati penuh keheranan.
Babi itu di bersihkan dan di mandikan dengan baik. Setelah itu babi itu dilap sampai kering serta di peluk cium kemudian di hantar semula ke dalam bilik. Tidak lama kemudian dia keluar sekali lagi dengan membawah pula seekor babi Jantan yang lebih besar. Babi itu juga di mandikan dan di bersihkan. Kemudian di lap sampai kering dan di peluk dan di cium penuh kasih sayang. babi itu kemudian dihantar dan di masukkan kedalam kamarnya kembali.
Selsai kerjanya barulah dia melayani Nabi Musa. "Wahai saudara! Apa Agama kamu? "Aku agama tauhid", Jawab pemuda itu Yaitu agama Islam. Habis,mengapa kamu membela babi? Kita tidak boleh berbuat begitu." Kata nabi Musa. "Wahai tuan hamba", kata pemuda itu. Sebenarnya kedua babi itu adalah bapak ibu kandungku. Oleh karena mereka telah melakukan dosa yang besar, Allah telah merubah wajah mereka menjadi babi yang bodoh. Soal dosa mereka dengan Allah itu soal laen. Itu urusannya dengan Allah. Aku sebagai anaknya tetap melaksanakan kewajibanku sebagai anak.
Hari-hari aku berbakti kepada kedua Ibu bapakku,sebagaimana seperti tuan hamba lihat tadi. Walaupun rupa mereka sudah menjadi babi,aku tetap melaksanakan tugasku" sambungnya. " Setiap hari aku berdoa kepada Allah, agar mereka di ampunkan. Aku bermohon supaya Allah menukarkan wajah mereka menjadi manusia yang sebenarnya,tetapi Allah masih belum memakbulkan lagi," tambah pemuda itu lagi. Maka ketika itu juga Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Musa a.s. 'Wahai Musa,inilah orang yang akan berjiran dengan kamu di syurga nanti, hasil baktinya yang sangat tinggi kepada kedua ibu bapaknya yang sudah buruk dengan rupa babipun dia berbakti juga. Oleh itu kami naikkan maqamnya sebagai anak soleh di sisi kami"

Allah juga berfirman lagi yang bermaksud: Oleh karena dia telah berada di maqam anak yang soleh,disisi kami, maka kami angkat doanya . Tempat kedua ibu bapaknya yang ada di neraka telah kami pindahkan di syurga".
Itulah berkat doa anak yang soleh,doa anak yang soleh bisa menebus dosa ibu bapaknya yang mau masuk ke neraka pindah ke syurga. Ini juga hendeknya dengan syarat dia berbakti kepada ibu bapaknya. Walaupun hingga ke peringkat ayah ibunya seperti babi. Mudah-mudahan Ibu bapak kita mendapat tempat yang baik di akhirat kelak amien3X

Walau bagaimana buruk sekali pun perangai kedua ibu bapak kita itu bukan urusan kita,urusan kita ialah menjaga mereka dengan penuh kasih sayang sebagaimana mereka menjaga kita sewaktu kecil hingga dewasa. Sebanyak apapun dosa yang mereka lakukan itu bukan urusan kita,urusan kita ialah meminta ampun kepada Allah S.W.T . supaya kedua bapak ibu kita diampuni oleh Allah S.W.T
Doa anak yang soleh akan membantu kedua ibu bapaknya mendapat tempat yang baik diakhirat, itulah yang di nantikan oleh parah ibu dan bapak di alam kubur.

Arti. Sayang seorang anak kepada ibu bapaknya,bukan melalui pemberian uang emas dan permata saja, tapi lebih dari itu bahwasanya sayang seorang anak kepada ibu bapaknya dengan tidak bosan bosannya didalam mendoakannya,supaya kedua ibu bapaknya mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah.

Monday, January 26, 2004

Pagi ini dku ketemu dengan mata koki hehehe kami curhat ngalor ngidul...hingga akhirnya kami berdua memutuskan berpisah dan jumpah lagi di jam 4 depan kemudian ntar soreh maksudnya ketemu lagi..

Tadi malam dku chatting dengan cendhil,dku pikir dia adalah judes wkeke dia suka godain dku di pm... liat gaya bicaranya kas...satu yang bikin jelek..dia suka menuduhku,katanya dku suka mainin kudanya YIhaaaa wong dku gak dapet granat gimana mau main kuda2an awas ya kalau ngerjai dku lagi dku satu kali saja kebanyakan kasihan soaleh cendhil masih kecil ciattttt

Di tengga2 kami berchatting ria ,dku berjumpah dengan nickname yang tak kukenali....wek katanya di screen saya chatting bentar saja,saya datang cuman mau liat adekku Jessica .. dek ingat nasehatku kemarin ya yihaaaaa sich dia menyamar jadi cewek wekkk Iya mbak saya menghaturkan banyak2 terimah kasih dan dku akan tepatin janjiku hiskkk

Oh iya sebelum chatting dku call mas Aldi ke usa,tapi sayang hanya ninggalin msg... dku bilang mas dku mia,mungkin 1 jam lagi dku call kembali..bye2...satu jam kemudian dku call kembali.....hello mas Aldi selamat pagi...aduh mia sorry kemarin dku meeting lama sekali dll.... lalu dengar msgmu kamunya gak mau tungguh telpku kembali ,sebab kamunya sudah waktunya bobo iya dech say gak apa2.. ngerti kok.. oh iya sekarang aldi sudah mau brangkat ke bandara,itu kakakku kebetulan lagi manasin mobil anterin dku...saya harus lekas berangkat karena harus chek in OH iya dku jawab....Iya dech mia hanya mengucapkan selamat jalan,smoga Selamat sampai tujuan...dan lancar2 saja pekerjaannya di Indonesia nanti...dan yang paling penting..smoga kebahagian selalu menyertahimu amien3 jawabnya terimah kasih sayang.....dan kamu jaga diri baek2 sesampainya di indonesia nanti aldi akan menghubungimu muaaah hehhe malu dapet muaah by phone YIhaaaaa ciattttt GRRRRRR Habis katanya dia sudah rapi ganteng lagi
Cinta Ibunda

Apa yang menarik dari kisah Harry Potter? Bagi saya, novel anak-anak tersebut telah menyelipkan sebuah adegan menarik sekaligus mengharukan:

Kekuatan cinta seorang ibu. Voldemort --penyihir hitam paling ditakuti--tiba-tiba kehilangan seluruh kekuatannya ketika ingin membunuh seorang bayi, setelah sebelumnya berhasil menghabisi orang tua bayi itu. Dunia Mistik menjadi gempar atas kekalahan penyihir tersebut. Ternyata, sampai detik-detik menjelang kematiannya, sang Bunda masih terus berupaya menyelamatkan Harry Potter yang masih bayi itu. Kekuatan cinta seorang Ibu, meskipun sang ibu telah tiada, telah mampu melindungi sang anak dari bahaya.

Lepas dari kisah Harry Potter, pernahkah kita menghitung berapa liter beras dan berapa jenis makanan yang telah dimasak oleh seorang ibu untuk anaknya, berapa meter lantai telah di-sapu dan di-pel oleh seorang ibu, berapa banyak keheningan malam dilalui sang ibu yang terjaga untuk anaknya, berapa kali kedua tangan sang ibu terangkat ketika berdo'a, dan berapa banyak air mata mengalir ketika sujud mendo'akan kebahagiaan dan keselamatan anaknya. Sang Ibu telah bertahun-tahun menjelma menjadi perawat untuk penyakit batuk, demam, flu, cacar, ataupun sekedar luka di kaki akibat terjatuh.

Ketika seorang sahabat Nabi ber-thawaf mengeliling Ka'bah sambil menggendong ibunya yang sudah sepuh, ia bertanya pada Rasul yang mulia, "Sudahkah terbayar lunas semua jerih payah ibuku?" Rasul yang mulia menjawab, "Tidak!, bahkan untuk menandingi rasa sakitnya saat melahirkan engkau pun tidak terbayar!"

Dalam bahasa lain, andaikan, sekali lagi, andaikan saja anda mempunyai gunung emas yang kemudian anda berikan semuanya berikut seluruh perbendaharaan harta anda yang lain untuk mengganti semua yang telah dilakukan oleh seorang ibu, niscaya itu semua belum mampu membayar satu malam saja saat-saat ibu mengasuh anda. Tidak pernah ada kata "cukup", "lunas", "terbayar" untuk membalas cinta seorang ibu.

Kita durhaka pada bunda bila bunda tinggal di rumah kecil dan bocor disana-sini, sementara kita tinggal di tempat yang nyaman; kita berdosa bila kita menikmati makan siang yang lezat dan penuh gizi sementara bunda hanya memakan seadanya; kita berdosa bila menghitung biaya sekolah anak dan karena itu menghindar membelikan obat bagi bunda yang tengah sakit; kita tergolong anak durhaka bila kita sanggup piknik atau jalan-jalan dengan isteri namun selalu saja punya alasan untuk tidak mengunjungi atau bersilaturahmi ke tempat bunda (atau berziarah ke kuburannya bila bunda telah tiada). Jangan gunakan logika untuk berkhidmat pada bunda. Balas cintanya dengan cintamu. Kenapa? Karena "Ridha Allah terletak pada ridha orang tua," begitulah ajaran agama kita.

Bagaimana kita bisa membagi cinta kita untuk keluarga, pekerjaan, dan sekaligus untuk ibunda? Jawabannya adalah: kita tidak pernah membagi cinta; tetapi kita selalu melipatgandakannya. Balaslah kekuatan cinta ibunda dengan ketulusan cinta kita; insya Allah --seperti diilustrasikan dalam kisah Harry Potter di atas--cinta sang bunda akan terus melindungi kehidupan kita.

"Ya Rabb, ampuni dosa kami dan dosa kedua orang tua kami, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangi kami sewaktu kecil"

Saturday, January 24, 2004

Empat jenis obat untuk orang beriman yang sedang sakit

Seorang anak muda. Ia telah berusaha memberikan dasar yang kokoh bagi keluarganya. Namun ia menemukan kekosongan di dasar sanubarinya.
Ia dilanda kecemasan dan kehilangan arah hidup. Semakin hari situasinya semakin parah. Ia memutuskan untuk pergi ke dokter sebelum
menjadi amat terlambat.

Setelah mendengarkan keluhannya, dokter memberikan empat bungkus obat sambil berpesan; "Besok pagi sebelum jam sembilan pagi engkau harus menju pantai seorang diri sambil membawa ke empat bungkus obat ini. Jangan membawa buku atau majalah. Juga jangan membawa radio atau tape. Di pantai nanti anda membuka bungkusan obat sesuai dengan waktu yang tercatat pada bungkusannya, yakni pada jam sembilan, jam dua belas, jam tiga dan jam lima. Dengan mengikuti resep yang ada di dalamnya aku yakin penyakitmu akan sembuh."

Orang tersebut berada di antara percaya dan ragu akan resep yang diberikan dokter. Namun demikian pada hari berikutnya ia pergi juga ke pantai. Begitu tiba di pesisir pantai di pagi hari, sementara matahari pagi mulai muncul di ufuk timur dan laut biru memantulkan kembali sinarnya yang merah keemasan itu, sambil deru ombak datang silih berganti, hatinya dipenuhi kegembiraan yang amat dalam.

Tepat jam sembilan, ia membuka bungkusan obat yang pertama. Tapi tak ia dapati obat didalamnya, cuma secarik kertas dengan tulisan: "Dengarlah". Aneh bin ajaib, orang tersebut patuh pada apa yang diperintahkan. Ia lalu duduk tenang mendengarkan desiran angin pantai serta deburan gelombang yang memecah bibir pantai. Ia bahkan secra perlahan-lahan mampu mendengarkan setiap detak jantungnya sendiri yang menyatu dengan melodi musik alam di pantai itu. Telah begitu lama ia tak pernah duduk dan menjadi sungguh tenang seperti hari ini. Ia terlampau sibuk dengan usahanya. Saat ini ia merasa seakan-akan jiwanya dibasuh bersih.

Jam dua belas tepat. Ia membuka bungkusan obat yang kedua. Tentu seperti halnya bungkusan yang pertama, tak ada obat yang didapati kecuali selembar kertas bertulis; "Mengingat". Ia beralih dari mendengarkan musik pantai yang indah dan nyaman itu dan perlahan-lahan mengingat setiap jejak langkahnya sendiri sejak kanak-kanak. Ia mengingat masa-masa sekolahnya dulu, mengingat kedua orang tuanya yang senantiasa memancarkan kasih di wajah mereka. Ia juga mengingat semua teman yang ia cintai dan tentu juga mencintainya. Ia merasakan ada segumpal kekuatan dan kehangatan hidup memancar dari dasar bathinnya.

Ketika ia membuka bungkusan ketiga saat waktu menunjukan jam tiga tepat, ia menemukan secaraik kertas dengan tulisan: "Menimbang dan menilai motivasi". Ia memejamkam mata, memusatkan perhatiannya untuk menilai kembali niat pertama ketika ia membangun usahanya. Saat itu yang menjadi inspirasi utama ia membuka usahanya adalah secara gigih bekerja untuk melayani kebutuhan sesamanya. Namun ketika usahanya kini telah memperoleh bentuknya, ia lupa hal ini dan hanya berpikir tentang keuntungan yang bakal diperoleh. Keuntungan kini menjadi penguasa dirinya, ia telah berubah menjadi manusia yang egoistis, serta lupa memperhatikan nasib orang lain. Ia kini seakan telah mampu melihat akar penyakitnya sendiri, ia menemukan alasan yang senantiasa membuatnya cemas.

Ketika matahari telah hilang dan bentangan laut berubah merah, ia membuka bungkusan obatnya yang terakhir. Di sana tertulis: "Tulislah segala kecemasanmu di bibir pantai". Ia menuju bibir pantai, lalu menuliskan kata "Cemas". Ombak datang serentak dan menghapus apa yang baru dituliskannya. Bibir pantai seakan disapu bersih, kata "Cemas" yang baru ditulisnya hilang ditelan ombak.


Siapakah tokoh utama dalam kisah di atas tersebut?. Mungkin saya, mungkin pula anda. Pernahkah saya secara tulus mendengarkan bahasa bathin sendiri? Atau pernahkah saya mengingat segala yang manis maupun pahit yang terjadi di masa silam namun telah membentuk siapa saya saat ini?.
Apa yang menjadi motivasi utama hidup saya hari ini dan besok, dan apa kecemasan saya?.
Kehilangan Istri

Sepasang suami istri pergi berbelanja untuk keperluan Natal di sebuah pusat perbelanjaan. Mereka sepakat untuk berpisah dan bertemu lagi dua jam kemudian. Dua jam kemudian si suami sudah kembali ke tempat yang mereka sepakati untuk bertemu lagi, namun ia tidak melihat tanda-tanda bahwa istrinya berada di tempat tersebut.
Setelah menunggu selama setengah jam, ia memutuskan untuk mencari istrinya itu ke toko-toko yang biasa dikunjungi istrinya tetapi ia tetap tidak menemukan istrinya itu.
Akhirnya, setelah lelah mencari istrinya, ia menghampiri seorang wanita yang sedang duduk di bangku yang ada di pusat perbelanjaan itu. Ia tersenyum kepada wanita itu dan berkata, "Maaf, tolong, bicaralah kepadaku Cepatlah!". Wanita itu menjawab, "Mengapa?". "Karena aku sudah mencari istriku ke seluruh toko yang ada di pusat perbelanjaan ini, tapi aku tidak menemukannya", jawabnya. "Lalu bagaimana mungkin dengan berbicara denganku, Anda akan menemukan istri Anda? Aku sama sekali tidak tahu seperti apa istri Anda, apalagi dimana ia sekarang". "Saya juga tidak tahu bagaimana itu bisa membantu, tetapi setiap kali saya berbicara dengan wanita cantik, istri saya pasti muncul


Sudah Meninggal Semua

Di dalam kelas Pak guru sedang menjelaskan tentang sejarah para tokoh-tokoh
terkenal pada abad ke-17. Ketika Pak guru sedang menjelaskan, ada seorang
murid yang tampak ketiduran di atas mejanya. Pak guru tampak kesal dan segera menegur murid tersebut.
Pak guru : "Hei, kamu...bangun !!"
setengah sadar murid itu terbangun.
Murid : "Ada apa Pak ??", masih terasa ngantuk.
Pak guru : "Coba kamu jawab pertanyaan Bapak !"
"Apa yg kamu tau dari semua tokoh-tokoh terkenal pada abad ke-17, coba jelaskan !!".
Murid : "Nngg...hmmm....Saya tau Pak !!"
Pak guru senang murid itu tampaknya sudah mengerti.
Murid : "Yang saya tahu mereka sudah meninggal semua Pak!"
Pak guru : ??????!!!!!

Wednesday, January 14, 2004

Pagi ini dku bangun jam 9 pagi,sebenarnya mataku sudah melek sejak pagi..berhubung angin begitu dingin menembus tulang rusuk.akhirnya menerobos dalam selimut kembali....

Dku Bangun langsung sikat gigi ganti baju,setelah keliatan seger buger dku kebawah makan pagi.... ehemmm suasananya biar dingin sekali mata hari telah senyum ceria dan perasaan ikut gembira dibuatnya.... 3 hari yang lalu rumah ini baru di pasang internetnya tapi sayang dku masih belum ada minat isi2 harianku,jadi kalau buka internet sekedar check email or chatting dialamak..YM bentar2 aja untuk isengin teman2

Hari ini dku ketemu click and mas BlueSun...Kayanya sudah begitu lama kami tidak berjumpah,mungkin karena kesibukan diantara kami masing2.... weleh dku cerita kalau dku habis belajar sepedaan and kepleset muluk...kok Jawabnya malah aneh....ntar dku bantu peganginnn wakakakak ....jawabku malah nyleneh... mas dku aja yang pegangin dkau yang naikin.....Jawabnya Mas Bluesun konyol lagi...minum ini..... biar kuat naikin Jessica hahahaha dodol dech....bukannya sepedaku yang di naikin kok malah dku..... bisa kelimpungan dku dibuatnya.... Makan pagi telah usai sekarang tiba saatnya dku kerja kembali...ku usahakan untuk tidak chatting lagi bila mampu tapi kalau tak mampu ya masuk dikit2 dech.....